Archive for Januari 2013

Tugas 2 Sistem Operasi

Senin, 28 Januari 2013
Posted by Unknown

Tugas 2 Sistem Operasi
Deadline Selasa ,29 Januari 2013 jam 08.00 WIB
Nama : Landhung Budhi Prasetyo
NIM  : 672011188

Batch System adalah  Suatu sistem yang memproses data dalam diskrit bukan secara interaktif atau real time, melainkan dengan operasi yang dijadwalkan sebelumnya. Singkatnya dapat dikatakan sebagai pengumpulan job yang sama dalam satu angkatan.

Multiprogramming yaitu program sistem operasi yang bekerja dalam sebuah CPU dimana sistem operasinya mempunyai kemampuan untuk mengakses beberapa aplikasi sekaligus dalam waktu yang (hampir) bersamaan.

Time sharing yaitu sistem komputasi interaktif, dimana sistem komputer menyediakan komunikasi online antara user dengan sistem.

Paralel (multiprocessor) yaitu sistem yang mempunyai lebih dari satu processor yang dapat berkomunikasi, membagi bus, clock dan juga perangkat memori dan peripheral.

Sistem Terdistribusi yaitu sistem komputer yang mendistribusikan komputasi diantara beberapa processor, processor berkomunikasi dengan processor lain melalui saluran komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon.

Cluster yaitu sistem komputer yang memungkinkan dua atau lebih sistem untuk membagi penyimpan sekunder (storage) bersama-sama.

Real time yaitu sistem yang digunakan jika sistem operasi memerlukan ketepatan waktu dari processor atau aliran.

Handhleld yaitu sistem yang lebih kecil dari mikrokomputer yang mempunyai memori yang terbatas, kecepatan rendah dan display screen yang kecil.



Apakah perbedaan antara sistem single programming dan multiprogramming?
Jawab :
Single programming, satu processor mengerjakan satu program yang ada di memori utama.
Multiprogramming, satu processor dapat mengerjakan banyak program yang ada di memori utama.



Apa perbedaan antara symmetric dan asymmetric multiprocessing?
Jawab :
Symmetric multiprocessing, tiap processor mempunyai sistem operasi yang sama dan dapat melakukan komunikasi antar processor.
Asymmetric multiprocessing satu processor berfungsi sebagai master processor yang bertugas mengatur penjadwalan dan mengalokasikan kerja tiap processor dan processor lain berfungsi sebagai slave.


Apa perbedaan sistem paralel dan sistem terdistribusi?
Jawab :
Sistem paralel tiap processor dapat menggunakan memori atau clock bersama-sama.
Sistem terdistribusi kumpulan processor tidak dapat digunakan secara bersamaan.


Apa yang dimaksud symmetric dan asymmetric clustering?
Jawab :
Symmetric clustering dimana semua host menjalankan aplikasi.
Asymmetric clustering dimana satu server menjalankan aplikasi sementara server lainnya standby.



Perbedaan sistem terdistribusi dan sistem terklaster?
Jawab :
Sistem terdistribusi adalah mendistribusikan komputasi di antara beberapa processor. Processor berkomunikasi dengan processor lain melalui saluran komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon. Sedangkan sistem terklaster adalah pengembangan dari sistem terdistribusi.
Perbedaan sistem terklaster dengan sistem terdistribusi adalah pada sistem terklaster memungkinkan dua atau lebih sistem untuk membagi penyimpan sekunder (storage) bersama-sama. Sistem terklaster mempunyai kehandalan sistem yang tinggi seperti pada sistem terdistribusi.

ingin yang versi PDF? KLIK        DISINI   !!!

sumber
http://instakom.blogspot.com dikunjungi Senin 28 Januari pukul 14.15 WIB
http://masrohman.com dikunjungi Senin 28 Januari pukul 14.22 WIB

Note : dengan pengeditan seperlunya.


Tugas Mandiri Sistem Operasi

Rabu, 23 Januari 2013
Posted by Unknown


Nama        : Landhung Budhi Prasetyo
NIM          : 672011188


Untuk mempermudah dalam pembacaan, Saya selaku penulis juga menawarkan suatu ringkasan yang langsung pada point yang akan dibaca.
 


Ringkasan


1. Layanan Sistem Operasi

2. Sistem Monolitik

3. Sistem Berlapis

4. Sistem Client Server

5. Evolusi Sistem Operasi

6. Komponen Utama dalam Sistem Operasi

1. Layanan Sistem Operasi
Layanan ini dibuat atau dirancang  untuk mempermudah suatu pemrograman.
Layanan sistem operasi antara lain
i. Perancangan dan Pembuatan Program
Berfungsi sebagai penyedia fasilitas untuk pembuatan suatu program.Walaupun bukan bagian dari sistim operasi, tapi layanan ini diakses melalui sistem operasi.
ii. Pengksekusian Program
Dalam hal ini sistem harus meneruskan program ke memori, dan mengeksekusi program tersebut. Program harus bisa menghentikan pengeksekusiannya baik secara normal maupun tidak (ada error).
iii. Operasi  Input Output
Suatu ketikaa program yang dijalankan harus memiliki input outputnya. Untuk  efisiensi dan keamanan, pengguna biasanya tidak bisa mengatur peranti Masukan/Keluaran secara langsung, untuk itulah sistem operasi harus menyediakan mekanisme dalam melakukan operasi Masukan/Keluaran.
iv. Manipulasi Sistem Berkas
Program harus bisa proses read and write, dan kadang kala juga harus membuat dan menghapus berkas.
v. Komunikasi
Kadang kala sebuah proses memerlukan informasi dari proses yang lain. Ada dua cara umum dimana komunikasi dapat dilakukan. Komunikasi dapat terjadi antara proses dalam satu komputer, atau antara proses yang berada dalam komputer yang berbeda, tetapi dihubungkan oleh jaringan komputer. Komunikasi dapat dilakukan dengan share-memory atau messagepassing, dimana sejumlah informasi dipindahkan antara proses oleh sistem operasi.
vi. Deteksi Error
Sistem operasi harus selalu waspada terhadap kemungkinan error. Error dapat terjadi di CPU dan memori perangkat keras, Masukan/Keluaran, dan di dalam program yang dijalankan pengguna. Untuk setiap jenis error sistem operasi harus bisa mengambil langkah yang tepat untuk mempertahankan jalannya proses komputasi. Misalnya dengan menghentikan jalannya program, mencoba kembali melakukan operasi yang dijalankan, atau melaporkan kesalahan yang terjadi agar pengguna dapat mengambil langkah selanjutnya.

Disamping pelayanan di atas, sistem operasi juga menyediakan layanan lain. Layanan ini bukan untuk membantu pengguna tapi lebih pada mempertahankan efisiensi sistem itu sendiri. Layanan tambahan itu yaitu:
1. Alokasi Sumber Daya
Ketika beberapa pengguna menggunakan sistem atau beberapa program dijalankan secara bersamaan, sumber daya harus dialokasikan bagi masing-masing pengguna dan program tersebut.
2. Accounting
Kita menginginkan agar jumlah pengguna yang menggunakan sumber daya, dan jenis sumber daya yang digunakan selalu terjaga. Untuk itu maka diperlukan suatu perhitungan dan statistik. Perhitungan ini diperlukan bagi seseorang yang ingin merubah konfigurasi sistem untuk meningkatkan pelayanan.
3. Proteksi
Layanan proteksi memastikan bahwa segala akses ke sumber daya terkontrol. Dan tentu saja keamanan terhadap gangguan dari luar sistem tersebut. Keamanan bisa saja dilakukan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi pengguna. Ini bisa dilakukan dengan meminta password bila ingin menggunakan sumber daya.

2. Sistem Monolitik
Akhir-akhir ini ,banyak sistem operasi  yang dikomersialkan yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi dimulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya. Contoh dari sistem operasi ini adalah MS-DOS dan UNIX. MS-DOS merupakan sistem operasi yang menyediakan fungsional dalam ruang yang sedikit sehingga tidak dibagi menjadi beberapa modul, sedangkan UNIX menggunakan struktur monolitik dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan dan kernel berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pengguna . Inisialisasi-nya terbatas pada fungsional perangkat keras yang terbagi menjadi dua bagian yaitu kernel dan sistem program. Kernel terbagi menjadi serangkaian interface dan device driver dan menyediakan sistem file, penjadwalan CPU, manajemen memori, dan fungsi-fungsi sistem operasi lainnya melalui system calls.

Kelemahan struktur monolitik adalah:
• Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dialokasikan
• Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan
• Merupakan pemborosan memori bila setiap komputer harus menjalan kernel monolitik, karena semua layanan tersimpan dalam bentuk tunggal sedangkan tidak semua layanan diperlukan.
• Kesalahahan sebagian fungsi menyebabkan sistem tidak berfungsi.

Keuntungan struktur monolitik adalah layanan dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat dalam satu ruang.


3. Sistem Berlapis (layered system)

Sistem operasi dibentuk secara hirarki berdasar lapisan-lapisan, dimana lapisan-lapisan bawa memberi layanan lapisan lebih atas. Lapisan yang paling bawah adalah perangkat keras, dan yang paling tinggi adalah user-interface. Sebuah lapisan adalah implementasi dari obyek abstrak yang merupakan enkapsulasi dari data dan operasi yang bisa memanipulasi data tersebut. Struktur berlapis dimaksudkan untuk mengurangi kompleksitas rancangan dan implementasi sistem operasi. Tiap lapisan mempunyai fungsional dan antarmuka masukan-keluaran antara dua lapisan bersebelahan yang terdefinisi bagus.

lapisan sistem operasi secara umum terdiri atas 4 bagian, yaitu:
a. Perangkat keras
Lebih berhubungan kepada perancang sistem.
b. Sistem operasi
Lebih berhubungan kepada programer.
c. Kelengkapan
Lebih berhubungan kepada programer.
d. Program aplikasi
Lebih berhubungan kepada pengguna aplikasi komputer.
Kelebihan Sistem Berlapis (layered system):

:. Memiliki rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul & tiap modul dirancang secara independen.
:. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi.

Kekurangan Sistem Berlapis (layered system):
:. Fungsi-fungsi sistem operasi diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati.
Contoh: Sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS.

4. Sistem Client Server / Client-Server Model

Mengimplementasikan sebagian besar fungsi sistem operasi pada mode pengguna (user mode). Sistem operasi merupakan kumpulan proses dengan proses-proses dikategorikan sebagai server dan client, yaitu :
Server, adalah proses yang menyediakan layanan atau penyedia layanan.
Client, adalah proses yang memerlukan/meminta layanan atau pemakai layanan.
Proses client yang memerlukan layanan mengirim pesan ke server dan menanti pesan jawaban. Proses server setelah melakukan tugas yang diminta, mengirim hasil dalam bentuk pesan jawaban ke proses client. Server hanya menanggapi permintaan client dan tidak memulai dengan percakapan client. Kode dapat diangkat ke level tinggi, sehingga kernel dibuat sekecil mungkin dan semua tugas diangkat ke bagian proses pemaka. Kernel hanya mengatur komunikasi antara client dan server. Kernel yang ini popular dengan sebutan mikrokernel.

Kelebihan Client-Server Model:

:. Pengembangan dapat dilakukan secara modular.
:. Kesalahan (bugs) di satu subsistem (diimplementasikan sebagai satu proses) tidak merusak  subsistem-subsistem lain, sehingga tidak mengakibatkan satu sistem mati secara keseluruhan.
:. Mudah diadaptasi untuk sistem tersebar.

Kekurangan Client-Server Model :

:. Lambat karena harus melalui pertukaran pesan.
:. Pertukaran pesan dapat menjadi bottleneck
:. Tidak semua tugas dapat dijalankan di tingkat pemakai (sebagai proses pemakai).

5. Evolusi Sistem Operasi
Perkembangan Teknologi di dunia saat ini sangatlah cepat dan beragam. Banyak sekali inovasi yang disajikan mulai dari abad pertengahan 1820an.  Pengertian sistem operasi secara umum adalah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan danmenyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer
Menurut Wikipedia sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memeori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu.

Inilah evolusi sistem operasi.


1. Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
2. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS (Fortran Monitoring System) dan IBSYS. Jadi generasi komputer kedua ini merupakan generasi pertama dari sistem Operasi.
3. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).
4. Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

Selengkapnya Klik
6. Komponen Utama  Sistem Operasi
Dari berbagai macam sistem operasi yang ada, tidak semuanya memiliki komponen-komponen penyusun yang sama. Pada umumnya sebuah sistem operasi modern akan terdiri dari komponen sebagai berikut:
-          Manajemen Proses.
-          Manajemen Memori Utama.
-          Manajemen Sistem Berkas.
-          Manajemen Sistem M/K.
-          Manajemen Penyimpanan Sekunder.
-          Proteksi dan Keamanan .



Layanan ini dibuat atau dirancang  untuk mempermudah suatu pemrograman.
Layanan sistem operasi antara lain
i. Perancangan dan Pembuatan Program
Berfungsi sebagai penyedia fasilitas untuk pembuatan suatu program.Walaupun bukan bagian dari sistim operasi, tapi layanan ini diakses melalui sistem operasi.
ii. Pengksekusian Program
Dalam hal ini sistem harus meneruskan program ke memori, dan mengeksekusi program tersebut. Program harus bisa menghentikan pengeksekusiannya baik secara normal maupun tidak (ada error).
iii. Operasi  Input Output
Suatu ketikaa program yang dijalankan harus memiliki input outputnya. Untuk  efisiensi dan keamanan, pengguna biasanya tidak bisa mengatur peranti Masukan/Keluaran secara langsung, untuk itulah sistem operasi harus menyediakan mekanisme dalam melakukan operasi Masukan/Keluaran.
iv. Manipulasi Sistem Berkas
Program harus bisa proses read and write, dan kadang kala juga harus membuat dan menghapus berkas.
v. Komunikasi
Kadang kala sebuah proses memerlukan informasi dari proses yang lain. Ada dua cara umum dimana komunikasi dapat dilakukan. Komunikasi dapat terjadi antara proses dalam satu komputer, atau antara proses yang berada dalam komputer yang berbeda, tetapi dihubungkan oleh jaringan komputer. Komunikasi dapat dilakukan dengan share-memory atau messagepassing, dimana sejumlah informasi dipindahkan antara proses oleh sistem operasi.
vi. Deteksi Error
Sistem operasi harus selalu waspada terhadap kemungkinan error. Error dapat terjadi di CPU dan memori perangkat keras, Masukan/Keluaran, dan di dalam program yang dijalankan pengguna. Untuk setiap jenis error sistem operasi harus bisa mengambil langkah yang tepat untuk mempertahankan jalannya proses komputasi. Misalnya dengan menghentikan jalannya program, mencoba kembali melakukan operasi yang dijalankan, atau melaporkan kesalahan yang terjadi agar pengguna dapat mengambil langkah selanjutnya.

Disamping pelayanan di atas, sistem operasi juga menyediakan layanan lain. Layanan ini bukan untuk membantu pengguna tapi lebih pada mempertahankan efisiensi sistem itu sendiri. Layanan tambahan itu yaitu:
1. Alokasi Sumber Daya
Ketika beberapa pengguna menggunakan sistem atau beberapa program dijalankan secara bersamaan, sumber daya harus dialokasikan bagi masing-masing pengguna dan program tersebut.
2. Accounting
Kita menginginkan agar jumlah pengguna yang menggunakan sumber daya, dan jenis sumber daya yang digunakan selalu terjaga. Untuk itu maka diperlukan suatu perhitungan dan statistik. Perhitungan ini diperlukan bagi seseorang yang ingin merubah konfigurasi sistem untuk meningkatkan pelayanan.
3. Proteksi
Layanan proteksi memastikan bahwa segala akses ke sumber daya terkontrol. Dan tentu saja keamanan terhadap gangguan dari luar sistem tersebut. Keamanan bisa saja dilakukan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi pengguna. Ini bisa dilakukan dengan meminta password bila ingin menggunakan sumber daya.

Akhir-akhir ini ,banyak sistem operasi  yang dikomersialkan yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi dimulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya. Contoh dari sistem operasi ini adalah MS-DOS dan UNIX. MS-DOS merupakan sistem operasi yang menyediakan fungsional dalam ruang yang sedikit sehingga tidak dibagi menjadi beberapa modul, sedangkan UNIX menggunakan struktur monolitik dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan dan kernel berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pengguna . Inisialisasi-nya terbatas pada fungsional perangkat keras yang terbagi menjadi dua bagian yaitu kernel dan sistem program. Kernel terbagi menjadi serangkaian interface dan device driver dan menyediakan sistem file, penjadwalan CPU, manajemen memori, dan fungsi-fungsi sistem operasi lainnya melalui system calls.
layermsdos
Struktur layer pada MS-DOS

Kelemahan struktur monolitik adalah:
• Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dialokasikan
• Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan
• Merupakan pemborosan memori bila setiap komputer harus menjalan kernel monolitik, karena semua layanan tersimpan dalam bentuk tunggal sedangkan tidak semua layanan diperlukan.
• Kesalahahan sebagian fungsi menyebabkan sistem tidak berfungsi.

Keuntungan struktur monolitik adalah layanan dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat dalam satu ruang.



Sistem operasi dibentuk secara hirarki berdasar lapisan-lapisan, dimana lapisan-lapisan bawa memberi layanan lapisan lebih atas. Lapisan yang paling bawah adalah perangkat keras, dan yang paling tinggi adalah user-interface. Sebuah lapisan adalah implementasi dari obyek abstrak yang merupakan enkapsulasi dari data dan operasi yang bisa memanipulasi data tersebut. Struktur berlapis dimaksudkan untuk mengurangi kompleksitas rancangan dan implementasi sistem operasi. Tiap lapisan mempunyai fungsional dan antarmuka masukan-keluaran antara dua lapisan bersebelahan yang terdefinisi bagus.

lapisan sistem operasi secara umum terdiri atas 4 bagian, yaitu:
a. Perangkat keras
Lebih berhubungan kepada perancang sistem.
b. Sistem operasi
Lebih berhubungan kepada programer.
c. Kelengkapan
Lebih berhubungan kepada programer.
d. Program aplikasi
Lebih berhubungan kepada pengguna aplikasi komputer.

Kelebihan Sistem Berlapis (layered system):

:. Memiliki rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul & tiap modul dirancang secara independen.
:. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi.

Kekurangan Sistem Berlapis (layered system):
:. Fungsi-fungsi sistem operasi diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati.
Contoh: Sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS.


Mengimplementasikan sebagian besar fungsi sistem operasi pada mode pengguna (user mode). Sistem operasi merupakan kumpulan proses dengan proses-proses dikategorikan sebagai server dan client, yaitu :
Server, adalah proses yang menyediakan layanan atau penyedia layanan.
Client, adalah proses yang memerlukan/meminta layanan atau pemakai layanan.
Proses client yang memerlukan layanan mengirim pesan ke server dan menanti pesan jawaban. Proses server setelah melakukan tugas yang diminta, mengirim hasil dalam bentuk pesan jawaban ke proses client. Server hanya menanggapi permintaan client dan tidak memulai dengan percakapan client. Kode dapat diangkat ke level tinggi, sehingga kernel dibuat sekecil mungkin dan semua tugas diangkat ke bagian proses pemaka. Kernel hanya mengatur komunikasi antara client dan server. Kernel yang ini popular dengan sebutan mikrokernel.

Kelebihan Client-Server Model:

:. Pengembangan dapat dilakukan secara modular.
:. Kesalahan (bugs) di satu subsistem (diimplementasikan sebagai satu proses) tidak merusak  subsistem-subsistem lain, sehingga tidak mengakibatkan satu sistem mati secara keseluruhan.
:. Mudah diadaptasi untuk sistem tersebar.

Kekurangan Client-Server Model :

:. Lambat karena harus melalui pertukaran pesan.
:. Pertukaran pesan dapat menjadi bottleneck
:. Tidak semua tugas dapat dijalankan di tingkat pemakai (sebagai proses pemakai).

Welcome to My Blog

Translate

Kalender Liturgi

postingan Terpopuler

energy

©Landhung Budhi Prasetyo, S.Kom™. Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © LANDHUNG BUDHI PRASETYO -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -